Serikat Buruh Migran Indonesia

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran dan Anggota Keluarganya

Pelatihan Pengorganisasian dan Pemberdayaan Ekonomi bagi Purna PMI di Desa Tanah Tukan, Flores Timur

2 min read
pelatihan pengorganisasian dan pemberdayaan ekonomi bagi purna pmi di desa tanah tukan, flores timur 16/07/2024

Serikat Buruh Migran Indonesi (SBMI) kembali mengadakan pelatihan Pengorganisasian dan Pemberdayaan Ekonomi bagi Pekerja Migran Indonesia di Desa Tanah Tukan, Kecamatan Wotan Ulumado, Kabupaten Flores Timur, Sabtu 17 September 2022.

Pelatihan ini dalam rangka pelaksanaan Program Pengorganisasian dan Pemberdayaan Ekonomi bagi Purna Pekerja Migran Indonesia (PIJAR) yang diselenggarakan SBMI atas dukungan International Organiztion of Migration (IOM).

Sebelumnya, SBMI telah mengadakan pelatihan di dua desa di Kabupaten Flores Timur, yaitu di Desa Konga, Kecamatan Titehena dan Desa Boru Kedang, Kecamatan Wulanggitang pada hari Rabu 14 September 2022 dan di Desa Balaweling I, Kecamatan Solor Barat pada hari Kamis 15 September 2022.

Baca juga: SBMI Adakan Pelatihan Pengorganisasian dan Pemberdayaan Ekonomi untuk Komutitas Purna PMI di Flores Timur

Pelatihan di Desa Tanah Tukan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC SBMI Flores Timur, Polseno Niron bersama dua pengurus DPC lainnya, yaitu Klemensia Terang Hajon dan Darius Beda Daton.

Masyarakat purna PMI dari Desa Tanah Tukan yang kembali ke Tanah Air pada masa pandemi menjadi peserta pelatihan ini.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi dan semangat kepada para purna PMI yang kembali pada masa pandemi untuk bangkit menghadapi keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” kata Polseno Niron.

pelatihan pengorganisasian dan pemberdayaan ekonomi bagi  purna pmi di desa tanah tukan, flores timur
pelatihan pengorganisasian dan pemberdayaan ekonomi bagi purna pmi di desa tanah tukan, flores timur

Baca juga: SBMI Kembali Adakan Pelatihan Pengorganisasian dan Pemberdayaan Ekonomi di Desa Balaweling I, Flores Timur

Pola penyajian materi yang menarik dan menyentuh langsung inti kehidupan masyarakat setempat mampu menggugah peserta pelatihan untuk bergabung sebagai anggota SBMI dan siap berjalan bersama dalam wadah Koperasi Serikat Buruh Migran Indonesia. Dengan adanya Koperasi SBMI untuk masyarakat, diyakini bahwa komunikasi dan koordinasi akan berjalan lebih lancar.

Kepala Desa Tana Tukan, Markus Hayon dalam sambutan pembukaannya menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat membantu masyayrakat untuk menata kehidupan dan bangkit berusaha untuk meningkatkan kapasitas ekonomi keluarganya,” tegas Markus Hayon.

Views: 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *