Serikat Buruh Migran Indonesia

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran dan Anggota Keluarganya

DPC SBMI Lumajang Mendampingi Pemulangan Jenazah PMI dari Malaysia

2 min read
dpc sbmi lumajang mendampingi pemulangan jenazah pmi dari malaysia 16/07/2024

Lumajang, 24 Juni 2024 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lumajang melakukan pendampingan dalam pemulangan jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural dari Malaysia atas nama Evi Lungga Dewi Lesmana, yang meninggal dunia di Hospital Ampang Selangor, Malaysia pada 17 Juni 2024 karena sakit septic shock secondary to severe pneumonia. 

Pada Kamis, 20 Juni 2024, Madiono selaku Ketua DPC SBMI Lumajang menerima laporan dari relawan IWJ (Ikatan Warga Jember) di Kuala Lumpur, Malaysia, terkait meninggalnya seorang warga Lumajang yang membutuhkan bantuan pemulangan ke Indonesia. Madiono segera menghubungi keluarga di Lumajang dan bersama-sama membuat persiapan yang diperlukan di balai desa.

Menurut keterangan dari keluarga korban, Evi Lungga Dewi Lesmana berangkat ke Malaysia pada tahun 2023 melalui agen untuk bekerja di sebuah salon kecantikan. Setelah sakit paru-paru, biaya perawatan di rumah sakit ditanggung oleh majikan, namun biaya pemulangan dibiayai oleh keluarga. Seharusnya, sesuai ketentuan, seluruh biaya tersebut harus ditanggung oleh majikan. Meskipun demikian, keluarga menerima keadaan tersebut.

dpc sbmi lumajang mendampingi pemulangan jenazah pmi dari malaysia 16/07/2024

SBMI Lumajang dalam hal ini, meminta bantuan ambulans secara gratis kepada UPT P2TK Disnaker Jawa Timur untuk memfasilitasi pemulangan jenazah ke rumah duka setelah tiba di Bandara Juanda.

Jenazah tiba di rumah duka pada tanggal 24 Juni 2024 pukul 14.35 WIB, disaksikan oleh Ketua DPC SBMI Lumajang beserta anggotanya, Ketua DPW SBMI Jawa Timur, Ketua DPC SBMI Jember, Kepala Desa Tunjung beserta perangkat desa, Kasi Pemerintahan Kecamatan Randuagung, serta perwakilan Disnaker Lumajang, PMI Lumajang, dan Garda BMI Lumajang.

Ketua DPC SBMI Lumajang menyampaikan bahwa SBMI Lumajang mengimbau kepada seluruh warga Indonesia, terutama warga Kabupaten Lumajang, untuk menggunakan jalur migrasi yang aman serta prosedural guna mendapatkan perlindungan hukum dan jaminan sosial yang memadai. 

“SBMI Lumajang juga mengajak pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Lumajang, untuk melakukan sosialisasi dan edukasi secara massif mengenai migrasi aman dengan melibatkan berbagai pihak terkait dan lembaga non pemerintah seperti SBMI agar edukasi migrasi aman dapat tersampaikan dengan luas.” jelas Madiono

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat menindak tegas pelaku perdagangan orang yang memanfaatkan modus penempatan PMI secara non-prosedural.” ungkap Madiono 

Views: 63

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *