sbmi

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran dan Anggota Keluarganya

SBMI Ikuti Prosesi Pemakaman BMI Asal Indramayu di Turki Secara Virtual

2 min read

Jenazah Masripah binti Tarkiyah Carba, BMI asal Indramayu, Jawa Barat yang meninggal dunia ketika baru satu hari bekerja di rumah majikannya telah dimakamkan di Mersin, Turki, Kamis (29/7/2021).

SBMI bersama perwakilan dari KBRI Ankara, Disnaker Indramayu, dan UPT BP2MI Bandung mengikuti prosesi pemakaman secara virtual.

Dalam sambutannya, Ketua Umum SBMI, Hariyanto menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga almarhumah.

Terkait proses penempatan Masripah ke Turki, Hariyanto menduga adanya praktik tindak pidana perdagangan orang yang dilakukan oleh sponsor perekrutnya.

Hariyanto sangat menyayangkan peristiwa ini. Di tengah pandemi, ternyata masih ada sponsor yang nekat memberangkatkan BMI secara unprosedural ke Turki.

“Mohon sampaikan kepada masyarakat luas pesan Pak Dubes di Turki bahwa negara Turki tidak menerima buruh migran sektor domestik. Jadi, kalau ada tawaran untuk menjadi PRT migran di Turki itu bohong,” katanya.

Ketua DPC SBMI Indramayu, Juwarih yang turut mengikuti prosesi pemakaman menyampaikan terima kasih kepada KBRI Ankara yang telah memfasilitasi pemakaman jenazah Masripah.

Juwarih juga meminta KBRI Ankara agar Berita Acara Pemakaman, Akte Kematian dari KBRI, serta hak-hak lainnya seperti konpensasi dari majikan dan barang-barang milik almarhumah agar segera diuruskan dan dikirimkan ke keluarganya.

Sementara perwakilan dari KBRI Ankara, Harlianto Tarmizi dalam sambutannya selain menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada SBMI atas informasi dan kerja samanya sehingga proses pemakaman almarhumah bisa berjalan lancar.

“Terima kasih kepada SBMI, Disnaker Indramayu dan UPT BP2MI Bandung. Melalui acara ini, kami dari KBRI Ankara merasa punya saudara dan teman untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang mengalami masalah di Turki,” katanya.  

 

 

 

Tinggalkan Komentar Anda