sbmi

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran dan Anggota Keluarganya

Melalui program “Migration Governance for Sustainable Development in Indonesia.” SBMI dan IOM Luncurkan Unit Usaha SBMI Mart di Kabupaten Maros

4 min read

Maros, 20 Mei 2024- Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) bersama dengan International Organization for Migration (IOM) melalui program “Migration Governance for Sustainable Development in Indonesia” yang didukung oleh Migration Multi-Partner Trust Fund luncurkan Pembukaan Unit Usaha SBMI Mart di Kabupaten Maros, pada Senin (20/05/24). Pada kegiatan ini turut berhadir pula para pemerintah daerah Kabupaten Maros, Bupati beserta jajaran, Ketua Umum SBMI, IOM Indonesia, dinas-dinas yang ada di Kabupaten Maros, Anggota SBMI yang tersebar di wilayah Sulawesi Selatan dan Maros, serta 100 orang sebagai penerima manfaat dari terbentuknya unit usaha ini.

Program ini diwujudkan dalam berbagai bentuk, kemitraan, dan terus berkembang baik dari segi instrumen keuangan maupun penerapannya untuk mencapai tujuan pembangunan, termasuk, antara lain, keuangan berbasis agama, obligasi tematik, investasi berdampak sosial, pemberdayaan pemuda dan lain sebagainya. Dengan beralih ke pembiayaan bersama yang inovatif. 

Dalam pengantar yang disampaikan oleh Hasna Bulan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SBMI Maros, bahwa pembukaan unit usaha ini telah dilaksanakan dengan beberapa rangkaian kegiatan sebelumnya, yaitu melakukan metode profilling yang dilakukan di 6 Desa sasaran program ini di Kecamatan Tanralili terdapat dua desa yaitu desa Damai dan desa Allaere, lalu Kecamatan Mallawa desa Tellumpanua, Kecamatan Turikale desa Taroada serta Kecamatan Mandai desa Bontoa yang dilakukan kepada 100 penerima manfaat.

“Asesmen telah dilakukan sejak awal bulan Februari tahun 2024 di daerah yang telah diprofiling sebelumnya, itu ada 6 desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekonomi, baik yang bersumber dari sumber daya manusia, sumber daya alam dan potensi-potensi lainnya. Serta DPC SBMI Maros didampingi DPW SBMI Sulawesi Selatan dan DPN SBMI juga telah melakukan audiensi dengan pemerintah daerah Kabupaten Maros, guna menyampaikan maksud dan tujuan dari pelaksanaan pembukaan unit usaha ini, dan dari audiensi pemerintah kabupaten maros memberikan kami beberapa fasilitas, seperti penyediaan tempat diskusi untuk persiapan pembukaan unit usaha ini.” buka Hasna

Ketua Umum SBMI, Hariyanto Suwarno dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa ada hal unik yang ditemui dalam rangkaian kegiatan pembukaan SBMI Mart ini, bahwa semua pemangku kepentingan di Kabupaten Maros memberikan serta menunjukkan komitmen kuat untuk perbaikan tata kelola migrasi yang inovatif, berperspektif dan kolaboratif. Hariyanto juga menyampaikan bahwa kedatangan SBMI dan IOM di Maros tidak terjadi secara tiba-tiba, sejak satu tahun yang lalu SBMI telah melakukan asesmen untuk perubahan kebijakan di Kabupaten Maros bersama kementerian dalam negeri yang hasil-hasil temuan asesmen itu menjadi sebuah rekomendasi yang menjadi landasan bagi SBMI dan IOM untuk berkolaborasi dengan Maros. 

“Pada prinsipnya kita semua lagi berusaha untuk membangun tata kelola migrasi yang adil, inovatif serta kolaboratif di antara kita semua. Karena memang, kalau ke Maros ini jangan hanya datang untuk berdiskusi saja, dan bukan juga hanya datang untuk memberikan materi saja, namun juga datang dengan memberikan solusi secara konkrit untuk Kabupaten Maros. Karena diharapkan, grand opening SBMI Mart yang kita laksanakan hari ini bukan akhir dari kegiatan, tapi adalah awal dari keberlanjutan dan mengurangi ketergantungan dari funding yang berasal dari luar Maros.” jelas Hariyanto Suwarno

Zena Van Bemmel Faulkner, Progamme Manager Migration Governance For Sustainable Development in Indonesia, IOM Indonesia turut menyampaikan bahwa inisiatif ini pun diharapkan dapat membantu aspek keberlanjutan dan mengurangi ketergantungan inisiatif terhadap donor atau hibah keuangan jika exit-strategi dari inisiatif percontohan dapat direncanakan dan dilaksanakan dengan baik.

“Kami telah mendapatkan dukungan dan kontribusi setidaknya dari 12 OPD dan 1 organisasi masyarakat sipil dan kami telah memberdayakan 100 lebih purna pekerja migran dan keluarganya di 6 desa dan 4 kecamatan di Kabupaten Maros.  Kami berharap bahwa inisiatif ini mampu menunjukkan bahwa sangat penting untuk melakukan pembangunan komunitas, pun komunitas  untuk pemberdayaan purna pekerja migran yang setidaknya  adalah pembentukan koperasi dan mendukung operasi bisnis yang mencakup nilai pasar, legalitas bisnis, keuangan serta pemasaran. Kami sangat mengapresiasi SBMI, Pemerintah Daerah serta pihak-pihak yang ikut terlibat dalam komitmen ini.” pungkas Zena

Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., mengungkapkan kebahagiaannya  yang mana bertepatan juga dengan hari Kebangkitan Nasional dengan adanya terobosan dari Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) di Kabupaten Maros. Peresmian SBMI Mart ini merupakan langkah positif dalam memajukan ekonomi dan kesejahteraan para pekerja  migran di Kabupaten Maros. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan kerja sama semua pihak, diharapkan SBMI Maros dapat mencapai tujuannya dan memberikan manfaat seluas luasnya. Beliau juga menekankan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung dan memfasilitasi inisiatif ini.

“Alhamdulillah hari ini saya Bahagia  tepat di hari kebangkitan nasional, SBMI membuat kebangkitan di Kabupaten Maros, yaitu dengan pendirian SBMI Mart. Ini sebuah upaya bahwa saudara para pekerja migran  setelah Kembali dari bekerja luar negeri, ini bisa terorganisir secara aman tertib dan teratur untuk terus merintis perbaikan ekonomi kita. Komitmen kami dari pemerintah daerah akan terus memberikan fasilitas kepada kita semua, ada di sini dinas sosial dan beberapa opd akan memberikan dukungan terhadap SBMI Kabupaten Maros.  Diharapkan pula, inisiatif ini menghantarkan SBMI menjadi organisasi yang bisa mendukung tata kelola migrasi secara baik dan juga bagaimana para buruh migran Indonesia bisa kembali produktif bersama dengan seluruh masyarakat kita dengan sebaik baiknya.” pungkas Chaidir Syam

Peresmian SBMI Mart di Maros merupakan langkah maju dalam mewujudkan tata kelola migrasi yang adil, inovatif, dan kolaboratif. Dengan dukungan dari pemerintah daerah, IOM, dan berbagai pihak terkait, diharapkan SBMI Mart dapat memberikan manfaat bagi para pekerja migran dan keluarganya di Maros. Keberhasilan SBMI Mart ini akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memajukan ekonomi dan kesejahteraan para pekerja migran.

Views: 26

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *