TERKAIT TPPO, SBMI BANYUWANGI DIKUNJUNGI KONJEN AS

Serikat Buruh Migran Indonesia cabang Banyuwangi dikunjungi oleh Konsulat Jenderal Amerika Serikat pada Selasa (17/9/2019). 

Kunjungan tersebut dalam rangka membuat penilaian dasar dalam pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurut Agung, sehari sebelumnya rombongan Konsulat Jenderal AS mengunjungi Bupati dan Satker Pemkab Banyuwangi terkait pelindungan buruh migran Indonesia. 

“Setelah itu ngopi bareng bersama SBMI Banyuwangi untuk sharing situasi perdagangan orang disini,” kata ketua SBMI Banyuwangi.

Selain berdiskusi dengan pengurus, lanjutnya, rombongan Konjen AS itu juga bertemu langsung dengan buruh migran korban perdagangan orang.

“Kebetulan saat ini ada yang sedang dalam proses pendampingan hukum,” tambahnya.

Setelah bertemu dengan para korban, kemudian diajak untuk mengunjungi dua pemerintah desa yakni Desa Kedungrejo dan Desa Kedungringin Kecamatan Muncar .

Dalam hal ini Konjen AS ingin mengetahui layanan pemerintah desa dalam penempatan buruh migran dan penanganan perdagangan orang di tingkatan desa.

Pemerintah desa berpendapat, perdagangan orang terjadi karena tidak cukupnya informasi mengenai modus-modus kejahatan perdagangan orang dan kurang mengetahui mekanisme pelayanan pengaduan.

Pada kunjungan tersebut, Konjen AS mencatat maraknya perdagangan orang melalui modus ketenagakerjaan ke Malaysia dan Singapura.

Tinggalkan Komentar Anda