APA YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN HAKIM DALAM PERSIDANGAN

Apa saja yang seharusnya dilakukan oleh Hakim di Persidangan Perempuan Berhadapan Dengan Hukum?

  1. Menggali fakta persidangan terkait adanya kondisi ketidaksetaraan gender maupun status sasial. Cantoh: Perempuan yang berpendidikan rendah, dari kalangan miskin, bekerja sebagai PRT, rentan diperlakukan diskriminatif
  2. Menggali dan mempertimbangkan ketidakberdayaan saksi/korban disebabkan adanya relasi kuasa Contoh: Korban adalah siswa, sedangkan Pelaku adalah guru, sehingga tidak mudah bagi karban untuk keluar dari kekerasan disebabkan hubungan sebagai siswa dan guru; ,
  3. Menggali dan mempertimbangkan riwayat kekerasan. Cortoh: Korban adalah istri yang mengalami KDRT selama bertahun-tahun, dan baru berani melapor. Diharapkan hakim dapat mempertimbangkan bahwa kekerasan sudah terjadi berulang kali.
  4. Mempertimbangkan dampak psikis saksi/korban akibat kekerasan. Contoh: Hakim mempertimbangkan keterangan ahli, rekam psikologis korban, dan visum et Repertum Psychiatricum;
  5. Mempertimbangkan penyebab saksi/korban tidak berdaya melawan perbuatan pelaku Contoh:Pelaku mengancam akan menghilangkan nyawa saksi jika tidak membantunya melakukan tindak pidana. Hakim kemudian menilai bahwa tindak pidana yang turut dilakukan oleh saksi bukanlah kerjasama secara sukarela, namun akibatadanya ancaman pelaku.

Sumber : Buku Pedoman Pendamping Perempuan Berhadapan Dengan Hukum, diterbitkan oleh Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Indonesia (MaPPI FH UI).

Tinggalkan Komentar Anda