sbmi

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran dan Anggota Keluarganya

SBMI SAMBUT BAIK PELUNCURAN WEBSITE INTERAKTIF GREENPEACE TENTANG ABK

1 min read

Ketua umu Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Hariyanto Suwarno menyambut baik peluncuran website interaktif oleh Greepeace Indonesia yang bertepatan dengan hari buruh internasional 1 Mei 2021. 

Website tersebut yaitu https://seabound.greenpeace.org/. Dalam website itu Greenpeace Indonesia mengkhususkan kontennya terkait maslah yang dialami oleh Nelayan, Pelaut Awak Kapal Perikanan dan praktik perikanan ilegal (ilegal fishing).

Menurut Juru Kampanye Greenpeace Asia Tenggara Arifsyah mengatakan selama dekade terakhir, ada 2.531 konten berita online yang menceritakan kisah perbudakan modern di laut. 

Jika mengunjungi website dengan background hitam itu, halaman pertama website terlihat sangat menarik, narasinya langsung mengarah pada perbudakan modern di laut.

Scroll kebawah, seabon.greenpeace.org mengabarkan penelitian baru-baru ini oleh University of California pada tahun 2020, menggunakan data satelit-AIS dan analisis pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi kapal penangkap ikan industri berisiko tinggi yang menggunakan kerja paksa, mengungkapkan bahwa pada tahun 2012-2018 antara 57.000 – 100.000 orang beropotensi menjadi korban perbudakan modern di laut. 

Mereka berada di 2.300 hingga 4.200 kapal berisiko tinggi, yang berperilaku dalam pola yang berbeda secara sistematis dari kapal lain, yaitu, melakukan perjalanan lebih jauh dari pelabuhan dan pantai, dan menghabiskan durasi pelayaran yang lebih lama.

Ada yang disebut “masalah tersembunyi” di balik hidangan makanan laut Anda yang selalu ada, dan baik ombak maupun waktu tampaknya tidak dapat menyapu bersih semuanya.

Hariyanto mewakili SBMI turut mengajak publik global untuk mengenali dan melawan praktik “Perbudakan di Laut” sekaligus mendesak para pemimpin di ASEAN untuk melindungi hak-hak nelayan dan pekerja perikanan di Asia Tenggara.

Tinggalkan Komentar Anda