sbmi

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran dan Anggota Keluarganya

PURNA BURUH MIGRAN DI DESA TANEN, TULUNGAGUNG SEPAKAT BENTUK DPD SBMI

2 min read

Sejumlah purna buruh migan dan anggota keluarganya di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur sepakat  membentuk Dewan Pimpinan Desa Serikat Buruh Migran Indonesia (DPD SBMI).

Proses pembentukan DPD SBMI Desa Tanen dilakukan melalui Musyawarah Desa (Musdes) seusai pelaksanaan Diklat Penguatan Kapasitas Desa dan Komunitas, kerja sama SBMI dengan Yayasan Kalyana Mitra yang dihadiri dua pengurus DPN SBMI di Crown Victoria  Hotel, Tulungagung, Sabtu (13/3/2021).

Adapun susunan lengkap pengurus DPD SBMI Desa Tanen hasil Musdes, yaitu Isna Masitoh sebagai Ketua, M. Choirul Anwar sebagai Sekretaris, dan Siti Khoiriyah sebagai Bendahara.

Mereka sepakat membentuk DPD SBMI karena dilatarbelakangi oleh banyaknya persoalan yang dialami buruh migran asal Desa Tanen dan sekitarnya. Selain itu, Desa Tanen merupakan salah satu desa kantong buruh migran di Kabupaten Tulungagung.

“Kami berharap DPD SBMI Desa Tanen bisa menjadi ‘rumah’ bagi para BMI, purna BMI dan anggota keluarganya serta masyarakat umum yang memerlukan informasi dan pendampingan terkait tata cara migrasi dan berbagai persoalannya,” kata Ketua DPD SBMI terpilh, Isna Masitoh yang pernah menjadi BMI di Jepang dan Malaysia.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SBMI Tulungagung, Lukman Hakim mengatakan, saat ini di wilayah Kabupaten Tulungagung baru terbentuk dua DPD SBMI.

DPC SBMI Tulungagung, kata Lukman, akan terus melakukan kerja-kerja pengorganisasian agar kepengurusan SBMI di tingkat desa di wilayah Kabupaten Tulungagung semakin bertambah.

“Kami akan turun ke desa-desa, membangun jaringan melalui teman, saudara, dan masyarakat, khususnya  yang pernah menjadi BMI, yang sering kesulitan menghadapi berbagai permasalahan. Semoga bisa berjalan dan bisa memberikan manfaat,” kata Lukman Hakim.

Tinggalkan Komentar Anda