KJRI TINDAK LANJUTI PENGADUAN SBMI TERKAIT KASUS ABK TAK DIBAYAR GAJI DI JEDDAH

KJRI Jeddah telah menindaklanjuti pengaduan SBMI Jeddah terkait kasus 5 Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang 10 bulan tak dibayar gaji dan tidak mendapat suplai makanan.

Kepada SBMI Jeddah, perwakilan ABK, Hendri Safi mengatakan bahwa Tim  KJRI Jeddah telah mendatangi tempat kerja mereka di daerah Dha’ban Beach,  sekitar 70 km dari kota Jeddah pada Minggu (11/10) pagi.

Hendri Safi dan kawan-kawannya mengaku kaget dan tidak menyangka laporanya melalui SBMI mendapat respon cepat KJRI Jeddah.

Menurut keterangan Tim Divisi Komunikasi&Informasi DPLN SBMI Jeddah, Roland Kamal, pegawai KJRI Jeddah yang mendatangi para ABK tersebut, yaitu Staf Teknis Tenaga Kerja KJRI, Muhammad Yusuf dan Staf Konsuler KJRI, Ilham beserta timnya.

“Kehadiran Pak Ilham dari Konsuler dan Pak Yusuf sebagai Kepala Staf Teknis Tenaga Kerja KJRI Jeddah tentunya membuat terharu para ABK yang sudah 10 bulan terombang-ambing nasibnya karena jangankan gaji, suplai makanan pun tidak mereka dapatkan,” kata Roland.

Atas nama DPLN SBMI Jeddah, Roland Kamal mengadukan kasus ini secara langsung ke Konjen RI di Jeddah, Eko Hartono saat SBMI Jeddah menggelar Forum Diskusi Group pada Jumat (9/10) lalu.

Menurut Roland, 5 ABK tersebut mengadu ke SBMI Jeddah melalui nomor pengaduan dan melalui email. Dalam pengaduannya, para ABK tersebut berharap dan meminta KJRI agar memperjuangkan hak gaji dan memberi bantuan bahan makanan.

“Semoga KJRI Jeddah bisa memberikan perlindungan secara maksimal dan membuat managemen perusahaan pengguna jasa segera membayarkan gaji dan memperkerjakan para ABK tersebut secara manusiawi,” harap Roland.

KJRI Jeddah, kata Roland, telah meminta PT pengirim di Jakarta agar berkoordinasi dan menekan pihak perekrut yang di Arab Saudi untuk segera melaksanakan kewajibanya sesuai dengan kesepakatan antara kedua perusahaan.

Sementara menurut keterangan Ketua DPLN SBMI Jeddah, Suib Darwanto, pada hari Senin (12/10) Tim KJRI Jeddah kembali mendatangi para ABK dengan membawa bantuan paket sembako. Para ABK tersebut, menurut Suib, juga telah dipertemukan dengan pihak perusahaan pemilik kapal untuk proses penyelesaian permasalahan mereka.

“Para ABK sudah mengadakan meeting dengan pihak perusahaan. Semoga dalam waktu seminggu ke depan kasus ini sudah bisa terselesaikan,” harap Suib.

Selaku Ketua SBMI Jeddah, Suib mengapresiasi langkah KJRI Jeddah yang dengan cepat melakukan tindakan perlindungan kepada para ABK. Bahkan setelah mendatangi para ABK pada hari Minggu, langsung memberikan bantuan sembako di hari berikutnya

“Atas nama SBMI Jeddah, kami mengucapkan terima kasih kepada KJRI Jeddah yang terus bersinergi dalam memberikan perlindungan dan begitu cepat merespon pengaduan SBMI,” pungkas Suib.

Tinggalkan Komentar Anda