DPN SBMI Menyelenggarakan TOT Pengorganisasian Level Desa

Serikat Buruh Migran Indonesia yang didukung oleh Yayasan TIFA menyelenggarakan Training Of Trainers (TOT) – Pelatihan bagi pelatih – dengan tema “Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas Keorganisasian SBMI dari Desa, melalui Pemberdayaan Ekonomi dan Penanganan Kasus,” yang bertempat di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

TOT ini diikuti oleh pengurus Dewan Pimpinan Cabang SBMI dari beberapa daerah, diantaranya: Indramayu, Wonosobo, Cianjur, Lampung, Banyuwangi, Malang, Banten , Sukabumi, dan Karawang.

Salah satu harapan dari diadakannya TOT ini adalah para peserta mampu memberikan pelatihan serupa kepada komunitas/ kelompok BMI yang ada di daerahnya masing-masing. Sehingga, mereka juga memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam pengembangan ekonomi dan penanganan kasus BMI.

“Kegiatan ini sangat penting, untuk menggali dan mengasah pengetahuan kami dalam melaksanakan program organisasi. Apalagi, TOT kali ini dilaksanakan untuk mempersiapkan kegiatan penguatan organisasi di beberapa DPC,” ucap Juwarih, ketua DPC SBMI Indramayu.

Selain untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota SBMI di daerah, TOT ini juga bertujuan untuk menciptakan kader baru bagi organisasi SBMI di daerah. Sehingga, proses-proses pemberdayaan dan penanganan kasus tidak terputus.

“Tujuan dari TOT ini untuk menciptakan kader-kader SBMI di daerah karena wilayah SBMI sangat luas, dan tidak mungkin dilakukan oleh 1 orang. Dengna alasan itulah kenapa TOT ini penting untuk dilakukan, dengan harapan yang saat ini di-TOT (peserta TOT), kembali mentraining kawan-kawan di daerah.” ujar Hariyanto, Ketua Umum SBMI.

Salah satu tujuan jangka panjang dari TOT ini adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat BMI untuk berserikat. “kita mempunyai serikat (SBMI) yang anggotanya betul-betul paham berserikat. Ada tahapan-tahapan (yang dilalui) untuk berberserikat, tidak lagi secara instan. Intinya satu, berserikat karena kebutuhan, bukan karena paksaan,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar Anda