DPLN SBMI Malaysia Laporkan Keberadaannya ke KBRI Kuala Lumpur

 

Dewan Perwakilan Luar Negeri Serikat Buruh Migran Indonesia (DPLN SBMI) Malaysia secara resmi telah melaporkan keberadaannya ke KBRI Kuala Lumpur, Rabu (26/8/2020).

Kedatangan perwakilan DPLN SBMI Malaysia ke KBRI diterima oleh Sekretaris II Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI Kuala Lumpur, Ika Alful Laila di ruangannya.

“Koordinator Fungsi Pensosbud, Pak Agung kebetulan tidak berada di tempat. Kedatangan kami disambut dengan baik oleh Sekretaris II Pensosbud, Bu Ika di ruangan beliau,” kata Ketua DPLN SBMI Malaysia, Ridwan Ismail.

Kedatangan Ridwan ke KBRI Kuala Lumpur untuk melaporkan tentang keberadaan DPLN SBMI Malaysia ditemani oleh Penasihat DPLN, Kosim, Wakil Ketua, Henriyanto, Wakil Bendahara, Marhani dan Isma Kasman, serta Divisi Humas DPLN, Sartono.

Selain melaporkan tentang keberadaan DPLN SBMI di Malaysia, kata Ridwan, kedatangannya ke KBRI Kuala Lumpur juga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dialami buruh migran asal Indonesia di Malaysia.

“Selain melaporkan keberadaan DPLN SBMI, kami juga melakukan sharing dengan pihak KBRI tentang berbagai persoalan BMI. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak KBRI Kuala Lumpur yang sudah menerima dan mencatat secara resmi keberadaan DPLN SBMI di Malaysia,” katanya.

Pada 27 Juni 2020 lalu, sejumlah Buruh Migran Indonesia (BMI) di Malaysia yang bekerja di berbagai sektor sepakat bergabung dengan SBMI dengan membentuk Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN).

Secara resmi, keberadaan DPLN SBMI Malaysia telah dikukuhkan dengan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SBMI Nomor 69/SK/DPN-SBMI/VIII/2020 Tentang Pengesahan Pengurus Dewan Perwakilan Luar Negeri Serikat Buruh Migran Indonesia di Malaysia pada tanggal 16 Agustus 2020.

One thought on “DPLN SBMI Malaysia Laporkan Keberadaannya ke KBRI Kuala Lumpur

  1. Tolong di pantau,
    Kami bmi disabah pekerja konstruksi bangunan,
    Banyak yang mengadukan/mengajukan tuntutan masalah selama karantina copid19 kami (tidak dibayar) ke JTK Malaysia tapi belum ada respons

Tinggalkan Komentar Anda