Pekerja Migran Indonesia

BAB II
PEKERJA MIGRAN INDONESIA
Bagian Kesatu
Umum
Pasal 4
(1)   Pekerja Migran Indonesia meliputi:

  1. a. Pekerja   Migran   Indonesia   yang   bekerja   pada pengguna berbadan hukum;
  2. b. Pekerja   Migran   Indonesia   yang   bekerja   pada pengguna perseorangan/rumah tangga; dan
  3. c. pelaut awak kapal dan pelaut perikanan.

(2)   Tidak termasuk sebagai Pekerja Migran Indonesia dalam Undang-Undang ini yaitu:

  1. warga    negara    Indonesia    yang    dikirim    atau dipekerjakan oleh badan- badan internasional atau oleh negara di luar wilayahnya untuk menjalankan tugas resmi;
  2. pelajar dan peserta pelatihan di luar negeri;
  3. warga  negara  Indonesia  pengungsi  atau  pencari suaka;
  4. penanam modal atau investor;
  5. aparatur sipil negara atau pegawai setempat lokal staf yang bekerja di Perwakilan Republik Indonesia;
  6. warga negara Indonesia yang bekerja pada institusi yang dibiayai oleh anggaran pendapatan belanja negara; dan
  7. warga  negara  Indonesia  yang  mempunyai  usaha mandiri di luar negeri.

Bagian Kedua
Persyaratan
Pasal 5

Setiap Pekerja Migran Indonesia yang akan bekerja ke luar negeri harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. usia minimal 18 (delapan belas) tahun;
  2. memiliki kompetensi;
  3. sehat jasmani dan rohani;
  4. terdaftar  dan  memiliki  nomor  kepesertaan  Jaminan Sosial; dan
  5. memiliki dokumen lengkap yang dipersyaratkan.

Bagian Ketiga
Hak dan Kewajiban
Pasal 6
(1)   Setiap Calon Pekerja Migran Indonesia/Pekerja Migran Indonesia mempunyai hak untuk berhak:

  1. mendapatkan pekerjaan di luar negeri dan memilih pekerjaan sesuai dengan kompetensinya;
  2. memperoleh   akses   peningkatan   kapasitas   diri melalui pendidikan dan pelatihan kerja;
  3. memperoleh informasi yang benar mengenai pasar kerja, tata cara penempatan, dan kondisi kerja di luar negeri;
  4. memperoleh    pelayanan    yang    profesional    dan manusiawi,    serta   perlakuan   tanpa   diskriminasi selama pada saat sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah bekerja;
  5. menjalankan  ibadah  sesuai  dengan  agama  dan keyakinan yang dianut;
  6. memperoleh upah sesuai dengan standar upah yang berlaku di negara tujuan dan/atau kesepakatan kedua negara dan/atau Perjanjian Kerja;
  7. memperoleh perlindungan dan bantuan hukum atas tindakan yang dapat merendahkan harkat dan martabat    sesuai   dengan   peraturan   perundang- undangan di Indonesia dan di negara tujuan;
  8. memperoleh    penjelasan    mengenai    hak    dan kewajiban sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja;
  9. memperoleh akses berkomunikasi;
  10. menguasai dokumen perjalanan selama bekerja;
  11. berserikat dan berkumpul di negara tujuan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara tujuan;
  12. memperoleh jaminan perlindungan keselamatan dan keamanan kepulangan Pekerja Migran Indonesia ke daerah asal; dan
  13. memperoleh dokumen dan Perjanjian  Kerja Calon Pekerja Migran Indonesia dan/atau Pekerja Migran Indonesia.

 

(2)    Setiap Pekerja Migran Indonesia mempunyai kewajiban untuk berkewajiban:

  1. menaati  peraturan  perundang-undangan,  baik  di dalam negeri maupun di negara tujuan;
  2. menghormati  adat-istiadat  atau  kebiasaan  yang berlaku di negara tujuan;
  3. menaati  dan  melaksanakan  pekerjaannya  sesuai dengan Perjanjian Kerja; dan
  4. melaporkan kedatangan, keberadaan, dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia kepada Perwakilan Republik Indonesia di negara tujuan penempatan.

 

Catatan: Konkordan  negara  tujuan  menjadi  negara  tujuan penempatan sesuai ketentuan umum

(3)    Setiap  Keluarga  Pekerja  Migran  Indonesia  mempunyai hak berhak:

  1. memperoleh informasi mengenai kondisi, masalah, dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia;
  2. menerima  seluruh  harta  benda  Pekerja  Migran Indonesia yang meninggal di luar negeri;
  3. memperoleh salinan dokumen dan Perjanjian Kerja Calon Pekerja Migran Indonesia dan/atau Pekerja Migran Indonesia; dan
  4. memperoleh akses berkomunikasi.

Versi terbaru tanggal 12 Oktober 2017

BAB II

PEKERJA MIGRAN INDONESIA

Bagian Kesatu

Umum 

Pasal 4

(1)      Pekerja Migran Indonesia meliputi:

  1. Pekerja Migran Indonesia yang bekerja pada pengguna berbadan hukum;
  2. Pekerja Migran Indonesia yang bekerja pada pengguna perseorangan atau rumah tangga; dan
  3. pelaut awak kapal dan pelaut perikanan.

(2)      Tidak termasuk sebagai Pekerja Migran Indonesia dalam Undang-Undang ini, yaitu:

  1. warga negara Indonesia yang dikirim atau dipekerjakan oleh badan internasional atau oleh negara di luar wilayahnya untuk menjalankan tugas resmi;
  2. pelajar dan peserta pelatihan di luar negeri;
  3. warga negara Indonesia pengungsi atau pencari suaka;
  4. penanam modal;
  5. aparatur sipil negara atau pegawai setempat yang bekerja di Perwakilan Republik Indonesia;
  6. warga negara Indonesia yang bekerja pada institusi yang dibiayai oleh anggaran pendapatan dan belanja negara; dan
  7. warga negara Indonesia yang mempunyai usaha mandiri di luar negeri.

 

Bagian Kedua

Persyaratan

Pasal 5

Setiap Pekerja Migran Indonesia yang akan bekerja ke luar negeri harus memenuhi persyaratan:

  1. usia minimal 18 (delapan belas) tahun;
  2. memiliki kompetensi;
  3. sehat jasmani dan rohani;
  4. terdaftar dan memiliki nomor kepesertaan Jaminan Sosial; dan
  5. memiliki dokumen lengkap yang dipersyaratkan.

 

Bagian Ketiga

Hak dan Kewajiban

Pasal 6

(1)      Setiap Calon Pekerja Migran Indonesia atau Pekerja Migran Indonesia memiliki hak:

  1. mendapatkan pekerjaan di luar negeri dan memilih pekerjaan sesuai dengan kompetensinya;
  2. memperoleh akses peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan dan pelatihan kerja;
  3. memperoleh informasi yang benar mengenai pasar kerja, tata cara penempatan, dan kondisi kerja di luar negeri;
  4. memperoleh pelayanan yang profesional dan manusiawi serta perlakuan tanpa diskriminasi pada saat sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah bekerja;
  5. menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan yang dianut;
  6. memperoleh upah sesuai dengan standar upah yang berlaku di negara tujuan penempatan dan/atau kesepakatan kedua negara dan/atau Perjanjian Kerja;
  7. memperoleh pelindungan dan bantuan hukum atas tindakan yang dapat merendahkan harkat dan martabat sesuai dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia dan di negara tujuan penempatan;
  8. memperoleh penjelasan mengenai hak dan kewajiban sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja;
  9. memperoleh akses berkomunikasi;
  10. menguasai dokumen perjalanan selama bekerja;
  11. berserikat dan berkumpul di negara tujuan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara tujuan penempatan;
  12. memperoleh jaminan pelindungan keselamatan dan keamanan kepulangan Pekerja Migran Indonesia ke daerah asal; dan/atau
  13. memperoleh dokumen dan Perjanjian Kerja Calon Pekerja Migran Indonesia dan/atau Pekerja Migran Indonesia.

(2)      Setiap Pekerja Migran Indonesia memiliki kewajiban:

  1. menaati peraturan perundang-undangan, baik di dalam negeri maupun di negara tujuan penempatan;
  2. menghormati adat-istiadat atau kebiasaan yang berlaku di negara tujuan penempatan;
  3. menaati dan melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan Perjanjian Kerja; dan
  4. melaporkan kedatangan, keberadaan, dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia kepada Perwakilan Republik Indonesia di negara tujuan penempatan.

(3)      Setiap Keluarga Pekerja Migran Indonesia memiliki hak:

  1. memperoleh informasi mengenai kondisi, masalah, dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia;
  2. menerima seluruh harta benda Pekerja Migran Indonesia yang meninggal di luar negeri;
  3. memperoleh salinan dokumen dan Perjanjian Kerja Calon Pekerja Migran Indonesia dan/atau Pekerja Migran Indonesia; dan
  4. memperoleh akses berkomunikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *