Latest posts

SBMI MAJALENGKA SUMBANG KELUARGA ETI & TUTI TURSILAWATI

Ida Ketua SBMI Majalengka "Agama mengajarkan untuk menyambung silaturahmi, untuk saling membantu, terutama kepada orang yang sedang mengalami musibah, agar tidak berputus asa hidupnya, semoga itu semua menjadi penguat semangat hidupnya"

PENERBITAN UU 39/2004 TENTANG TKI DINILAI CACAT

Profesor Uwiyono " Untuk memperjelas siapa melakukan apa, kelembagaan perlindungan TKI, harus disesuaikan dengan tahapannya, yaitu Lembaga Pra Penempatan, Lembaga Masa Penempatan dan Lembaga Purna Penempatan, PJTKI hanya sebagai pengirim saja".

KETUA SBMI MAJALENGKA, DAPAT HADIAH TKI PURNA AWARD 2015

Minah (anggota SBMI Majalengka) "Saya bangga, karena usaha kami banyak yang menghina, sekarang cita-cita pengen punya motor sudah terlaksana dan tanpa beli, jadi uang yang rencananya buat beli motor bisa buat tambahan modal".

DIANTARA DUA PILIHAN ITU AKU MEMILIH ORGANISASI

Ida Raida Ketua SBMI Majalengka: Pada saat saya mengalami masalah, mengalami sakit sampai mau mati di Singapura, atau tidak punya uang untuk biaya travel ke kampung, siapa yang membantu saya? tidak ada, kecuali organisasi.

KEMENSOS BANTU KORBAN TRAFFICKING ASAL MALANG

Jiati Ningsih Ketua SBMI Jatim "UEP Kemensos sangat membantu memulihkan ekonomi korban trafficking, pada saat penegakkan hukum dan keadilan belum berpihak pada korban yang tereksploitasi secara pisik, ekonomi dan seksual".

DILEMA KEBIJAKAN PENGHENTIAN PENEMPATAN BURUH MIGRAN

Fakta migrasi paska kebijakan penghentian : majikan Arab Saudi menyuruh BMI melakukan umroh, atau kunjungan ke negara-negara asean, lalu ke Timur Tengah, atau merekrut kembali BMI yang mengalami masalah dari negara sekitar Arab Saudi

LAMA DI PENAMPUNGAN? LIHAT PERJANJIAN PENEMPATAN

SBMI Majalengka : Jika kelamaan di penampungan atau kelamaan masa nunggu pemberangkatan, lihat perjanjian penempatannya. Permnaker 22/2014 mengamanatkan paling lama 3 bulan setelah perekrutan, sudah harus diberangkatkan

SBMI MAJALENGKA, GELAR SOSIALISASI TRAFFICKING

SBMI Majalengka : Banyaknya penempatan non prosedural mengakibatkan buruh migran asal Majalengka terjerat dalam perangkap perdagangan orang (Human Trafficking) yang sangat merugikan. Maka perlu sosialisasi pencegahan.