Latest posts

PENYAKIT ORGANISASI

Pada saat Kongres Luar Biasa (KLB) SBMI yang dilaksanakan di Kabupaten Malang pada 15-17 Oktober 2012 lalu, forum KLB diberi kado istimewa oleh Mochammad Cholily mantan Ketua DPW SBMI Jawa Timur, kado tentang penyakit organisasi.

BELAJAR TENTANG HAK KONSTITUSIONAL

Hak Konstitusional adalah hak warga negara yang dijamin Undang Undang Dasar, akan tetapi tidak ada hak yang datang dengan sendirinya kecuali harus direbut dan diperjuangkan.

SBMI CIANJUR, PERDALAM ORGANISASI

Asep Maliki Pengurus SBMI Cianjur "semakin besar pengabdiannya kepada anggota maka akan semakin besar keberadaan dan nilai organisasi itu"

SBMI WONOSOBO SELENGGARAKAN ORI SCHOOL

Salah satu dampak migrasi keluar negeri adalah persoalan anak, Untuk mengatasi persoalan ini, sejak tahun 2012 lalu SBMI Wonosobo mendirikan Ori School yang bertempat di Dusun Jojogan Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo

MENGENAL TOKOH GERAKAN BURUH MIGRAN

sebelum isu buruh migran mengemuka dan menjadi perbincangan publik, ketiganya telah melakukan pembelaan kepada buruh migran baik pembelaan kasus maupun kebijakan

SBMI BANYUWANGI, KEMBANGKAN BUDIDAYA KAMBING

Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Banyuwangi terus bergeliat membangun jejaring kelompok ekonomi di 30 desa untuk kegiatan usaha dari simpan pinjam, kredit peralatan rumah tangga, kerajinan, usaha makanan, hingga ternak kambing.

WENAKNYA GUMPUR WONOSOBO

Sekelompok ibu rumah tangga mantan buruh migran anggota SBMI Wonosobo Jawa Tengah mengembangkan usaha rumahan. Usaha tersebut adalah pembuatan kue jajanan yang dinamakan gumpur alias gumilang singapur

SBMI HADIRI KONFERENSI INTERNASIONAL PERLINDUNGAN ANAK

Jika dunia peduli peduli akan kesejahteraan anak, maka negara-negara dunia harus menciptkan tatanan dunia baru yang tidak saling menindas, karena penindasan negara atas negara berujung pada pemiskinan anak,

SBMI Sukabumi Dirikan Koperasi

Sukabumi- Untuk melayani kegiatan ekonomi keluarga buruh migran, SBMI Cabang Sukabumi mendirikan Koperasi. Koperasi yang kemudian dinamai dengan Koperasi Pengembang Sumberdaya (KPS)