Jum. Apr 10th, 2020

SBMI

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran

DASAR SPONSOR ILEGAL, ORANG SAKIT JUGA DIBERANGKATKAN



Mo seorang perempuan buruh migran asal Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, sering menangis karena sakit akibat terlalu cape kerja di Riyadh Arab Saudi.

“Kepada suaminya, ia menginformasikan kerjanya diporsir nyaris 24 jam. Sementara jatah makannya dikasih sedikit,” kata Maftuh Ketua SBMI Banten  (23/3/2020).

Maftuh meneruskan, Mi suaminya pernah mendatangi sponsornya yang bernama Rifki alias Riki yang beralamat di Kampung Langgen Kecamatan Tirtayasa Serang.

“Namun sesampainya di sana, sponsor tersebut tidak ada dorumah, dia sudah diciduk oleh Polresta Serang, dengan dugaan pidana perdagangan orang karena sering memberangkatkan perempuan buruh migran ke Aran Saudi,” kata Mi (23/3/2020).

Sebelumnya, lanjut Mi, istrinya direkrut oleh Rifki alias Riki. Karena iming-iming akan dikasih uang fit Rp 12 juta dan proses resmi, akhirnya mau.

Selang beberapa hari Mo di medical tidak jauh dari rumah sakit Hermina Ciruas. Tidak jelas fit atau tidaknya.

Tak lama kemudian, Mo di bawa dan ditampung di Jakarta. Setelah dibuatkan paspor, lalu diterbangkan ke Riyadh Arab Saudi melalui bandara Soekarno-Hatta.

Sesampai di Agen Riyadh Arab Saudi, Mo masih memberi kabar tidak langsung kerja, tapi ditampung dulu.

Beberapa bulan setelah bekerja di Riyadh, Mo inbokan dengan suaminya bahwa kondisinya kurang baik, tidak kuat lagi bekerja karena sering di porsir sampai 24 jam nonstop.

Mo menangis karena perutnya sakit tidak dikasih makan, ingin melapor tapi sulit.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)