SBMI TAIWAN DAN KALBAR, PERJUANGKAN PEMULANGAN JENAZAH BMI UNPROSEDUR

gultom sbmi taiwan SBMI Taiwan saat ini sedang memperjuangkan proses pemulangan jenazah Ica, buruh migran asal  Desa Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak Kalimantan Barat. Perjuangan ini menindaklanjuti pengaduan keluarga kepada SBMI Kalimantan Barat.

Menurut Marta Gulton, proses perjuangan tersebut tidak semudah membalikan telapak tangan, karena visa Almarhumah Ica bukan visa kerja.

“Maka kami melakukan berbagai cara agar majikan yang mempekerjakannya mau memulangkan, salah satunya ancaman akan dilaporkan telah mempekerjakan pendatang tanpa kelengkapan dokumen,” jelas ketua SBMI Taiwan (16/1/2020)

Beruntungnya, lanjut Gulton, majikan mau memulangkan jenazah almarhumah Ica yang baru bekerja 7 hari di majkan itu. Setelah itu kemudian melaporkan kepada Kamar Dagang Ekonomi dan Industri sebagai Perwakilan Indonesia di Taiwan.

“Saat ini sudah booking tiket untuk proses pemulangan dari Taipe- Jakarta-Pontianak, jadwalnya hari Senin tanggal 20 Januari 2020,” ujarnya

Diteruskan, dalam proses pengawalannya, melibatkan antar pengurus SBMI di dalam dan di luar negeri.

Gultom tidak menyalahkan buruh migran yang datang melalui proses yang tidak prosedur karena hingga saat ini pemerintah belum bisa menjamin penempatan yang murah, atau gratis.

“Tetapi saya ingin menyampaikan bahwa, ketika prosesnya unprosedur, majikan bisa ngeles dari tanggungjawab pemulangan, selain itu keluarga buruh migran tidak mendapatkan santunan,” papar Gultom.

Sementara itu menurut Iswandi ketua SBMI Kalimantan Barat, pihaknya sudah booking tiket Sriwijaya Airline untuk pemulangan tanggal 20 Januari 2020 dari Jakarta-Pontianak.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama memperjuangkan pemulangan jenazah Ica kepada keluarganya di Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *