Kolaborasi Greenpeace dengan SBMI akan mengadakan konferensi pers

Bersama Greenpeace, Serikat Buruh Migran Indonesia akan mengadakan konferensi pres peluncuran laporan pada Senin, 09 Desember 2019 di Artotel Thamrin Hotel, Jakarta Pusat.

Laporan berjudul “Ketika Laut Menjerat: Perjalanan Menuju Perbudakan Modern di Laut Lepas” kolaborasi Greenpeace dengan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) bercerita tentang 34 suara ABK yang mengalami penindasan selama bekerja di atas kapal penangkap ikan berbendera asing. 

Dalam konferensi pres tersebut di Narasumberi oleh Maizidah Salas, Koordinator Departemen Sosialisasi dan Pendidikan DPN Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Arifsyah Nasution, Jurukampanye Laut Greenpeace Southeast Asia , Ephraim Patrick Batungbacal, Koordinator Riset Laut Regional Greenpeace Southeast Asia.

“Saya dipaksa bekerja tanpa istirahat dan makanan yang cukup. Saya kelelahan dan tidak bisa melanjutkan tugas saya. Saya melihat awak kapal yang lain bisa beristirahat. Saya berhenti dan pergi ke dapur, tetapi makanan tak lagi disajikan. Bos mendatangi saya dan bertanya, “Apa masalah Anda?” Saya pun bertanya kembali, “Apakah Anda tidak tahu aturannya, juga saya perlu istirahat dan makan, apa kesalahan saya?”

– Tn. Z, 24, mantan kru kapal longliner Zhong Da 2 milik Taiwan, pernyataan dicatat pada Mei 2018.

 

Penggalan cerita tersebut bukan hanya satu-satunya perlakuan buruk yang dialami anak buah kapal (ABK) perikanan. Laporan berjudul “Ketika Laut Menjerat: Perjalanan Menuju Perbudakan Modern di Laut Lepas.

Mereka tidak bisa bersuara. Mereka tidak bisa melawan. Mereka harus mengalami siksaan dan jeratan utang sebagain bagian dari pekerjaan mereka. 

Lantas apa yang mendasari mereka memilih pekerjaan tersebut? Bagaimana proses perekrutan yang mereka jalani? Dan bagaimana nasib mereka selama bekerja di kapal? Lalu apa solusi untuk menyelamatkan mereka?

Laporan konferensi pers akan membongkar Permasalahan ABK  yang akan diadakan pada pukul Pukul 10.00-12.00 WIB.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *