DPD SBMI Banjarejo dan DPD Purworejo Menyelenggarakan Training Gender bagi Anggota dan Pengurusnya

DPD SBMI Banjarejo dan DPD Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengadakan pelatihan gender bagi anggota kelompoknya. Pelatihan yang diselenggarakan pada hari Minggu, 8 Desember 2019 diikuti oleh sebanyak 26 peserta dari anggota dan pengurus kedua DPD tersebut. Pelatihan gender ini dinilai sangat penting bagi organisasi karena juga akan berpengaruh terhadap rencana program yang akan dijalankan.

Pelatihan ini terasa sangat istimewa bagi anggota dan pengurus kedua DPD SBMI tersebut, karena langsung dihadiri oleh beberapa pengurus Dewan Pimpinan Nasional SBMI, diantaranya: Hariyanto, Ketua Umum SBMI, Moch. Ernawan, Koordinator Departemen Pemberdayaan Ekonomi, dan Muhammad Ali maksum, Koordinator Departemen Teknologi dan Informasi, yang kebetulan saat pelaksanaan berada di daerah tersebut. 

Sehingga, selain mendapatkan pelatihan tentang Gender yang difasilitasi oleh Ade Herlina Oktaviany, aktivis perempuan, dalam kesempatan kali ini, peserta juga mendapatkan sekilas pengetahuan tentang advokasi ke pemerintahan desa. 

Hariyanto mengatakan bahwa kelompok/ komunitas buruh migran sudah seharusnya dilibatkan dalam pembangunan desa dan dikenalkan tentang alur Perencanaan Aspiratif Desa. Hal ini dapat terlaksana apabila SDM komunitas SBMI yang ada di desa (DPD) dikuatkan terlebih dahulu. Sehingga, diskusi-diskusi untuk pengembangan kapasitas sangat penting untuk dilakukan secara rutin dan terus-menerus. 

Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan aplikasi yang akan dibangun oleh SBMI. Dimana, salah satu semangat didalamnya adalah semangat koperasi. “Kemandirian DPD SBMI dalam Pemberdayaan Ekonomi berbasis Koperasi dengan menciptakan usaha yang berdasarkan potensi-potensi yang ada. Pemberdayaan ini bermaksud selain untuk mensejahterakan anggota juga untuk keberlangsungan organisasi. Kita berharap kehadiran DPD SBMI dapat memberikan kontribusi dalam Pembangunan di desa setempat,” ujar Moch Ernawan, Koordinator Departemen Pemberdayaan Ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *