DPN SBMI Menyelenggarakan Pelatihan Keamanan Digital bagi Pengurus

Di era digital seperti saat ini, kesadaran terhadap keamanan digital
menjadi sangat penting, terutama oleh semua pengurus SBMI. SBMI,
yang saat ini telah melakukan pendampingan terhadap masyarakat Buruh
Migran, memiliki jumlah data yang sangat penting yang tak ternilai
harga dan jumlahnya.

Berlandaskan hal tersebut, Ali Maksum, Koordinator Departemen
Teknologi dan Informasi berinisiatif untuk memberikan pelatihan
keamanan digital bagi pengurus di DPN SBMI, yang terlaksana pada hari Jum’at, 22 November 2019.

“No System Safe”, slide awal dalam presentasinya yang menandai
proses pelatihan dimulai. Dia menjelaskan bahwa meskipun saat ini
kemajuan digital sangat pesat, namun tidak ada satupun system yang
benar-benar 100% aman. Masih ada kemungkinan system tersebut bisa
dibobol, dan terjadi kebocoran data. Namun, peluang kebobolan yang
paling sering terjadi adalah kebocoran dari sisi
penggunanya.

Dalam pengeloaan data, Ali menyarankan untuk selalu menyediakan back up yang berbentuk perangkat keras, misalnya flashdisk, micro SD, ataupun hdd external. Jangan bergantung sepenuhnya ke satu perangkat saja.

Ali berharap, dengan adanya pelatihan ini, pengurus DPN mulai lebih
meningkatkan kewaspadaan, ketelitian, dan keamanan dalam menggunakan
perangkat digital.

“Kesadaran keamanan digital ini sangat penting oleh setiap pengurus,
bahkan oleh anggota SBMI dan masyarakat Buruh Migran yang masih
aktif bekerja di luar negeri. Karena dengan memiliki (kesadaran
digital) ini, maka peluang untuk mengalami kerugian, menjadi lebih
kecil,” tutup Ali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *