SBMI SUKABUMI, SOSIALISASI TPPO UNTUK GURU MADRASAH

Dalam rangka pencegahan tindak pidana perdagangan orang,  Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi  mengadakan sosialisasi untuk pelajar MI, MTs dan MA.

Menurut Jejen Nurjanah, informasi bahaya dan resiko perdagangan orang perlu diketahui oleh para pelajar, karena pelaku pelaku perdagangan orang tidak segan-segan menyasar anak–anak pelajar dengan berbagai modus.

“Misalnya, modus pengantin pesanan, atau menjanjikan pekerjaan di luar negeri,” ketua SBMI Sukabumi (27/9/2019)

Kepada para pelajar, Jejen Nurjanah mengingatkan, jika di kemudian hari ada orang yang iming-imingi pekerjaan di luar negeri dengan cara yang cepat mudah dan gajinya besar jangan diterima begitu saja, harus diteliti apakah dia memiliki SK dari perusahaan apakah dia memiliki surat tugas dari perusahaan, apakah dia tercatat di Disnaker atau tidak,  jika tidak ada semuanya lebih baik ditolak,” tegas Jejen.

Lebih lanjut Jejen Nurjanah juga mengingatkan agar ketika ada orang yang menawarkan menikah dengan orang kaya di China dan akan mendapatkan nafkah sebesar 5 Juta perbulan lebih baik ditolak saja karena korbannya sudah banyak.

“Terlebih lagi di Kabupaten Sukabumi sudah ada perekrut calon pengantin pesanan yang saat ini ini sedang diselidiki oleh Mabes Polri,” kata Jejen Nurjanah.

Kegiatan yang bertempat di Graha KPDA Lembur Situ, juga diikuti oleh 35 guru madrasah atas prakarsa Setda Kabupaten Sukabumi bagian Kesehatan Masyarakat Sub Bina Layanan Dasar. 

Hadir pula Kepala Seksi Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Kabag. DP3A Kab. Sukabumi, Komisi Penanggulangan Aids (KPA), International Organisation for Migration (IOM), dan Dinsos Kabupaten Sukabumi.

“Terimakasih kepada Setda, melibatkan Kementerian Agama dalam acara-acara seperti ini. Mengingat korban trafficking adalah anak-anak usia sekolah, dan untuk itu kita perlu juga memiliki catatan tentang alumni kita,”tutur H. Oja Haerul Syam.

Urip Mulya Pengawas Madrasah menyampaikan apresiasi kepada Setda Kab. Sukabumi yang telah berkenan berbagi ilmu kepada para guru madrasah. Dia sepakat upaya pencegahan trafficking harus ditindaklanjuti, dan segera diimplementasikan ilmunya, sebagai bentuk nyata RTL di madrasahnya masing-masing,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *