Jum. Feb 28th, 2020

SBMI

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran

ORGANISASI BURUH TAIWAN MENOLAK SISTEM AGENCY

Jaringan Pemberdayaan Buruh Migran menolak sistem Agency yang memeras buruh migran. Menteri Ketenagakerjaan Taiwan dituntut untuk menghapus jual beli job.

Pers rilis Jaringan Pemberdayaan Buruh Migran di Taiwan (Ment) saat melakukan aksi di depan gedung kementerian ketenagakerjaan pada pukul 13.30 (2/10/2019). 

Sejak peraturan “Harus Meninggalkan Taiwan Setelah 3 Tahun” dihapuskan, agensi kehilangan kesempatan untuk memungut biaya penempatan yang tinggi setiap 3 tahun sekali. Kesempatan untuk mengeksploitasi pekerja migran dilakukannya lagi, dengan mencari cara lain untuk memungut uang dari pekerja migran.

Mereka mulai memungut “biaya job” entah itu dari pekerja yang melanjutkan kontrak atau yang pindah majikan. Biayanya beragam, mulai 20 hingga 90 ribu Dolar Taiwan. 

Terkait hal ini, sebelumnya Kementrian Ketenagakerjaan Taiwan telah menyatakan dengan jelas bahwa agensi tidak boleh memungut biaya pindah majikan dari pekerja migran.

Namun karena lowongan pekerjaan dimonopoli oleh agensi, menyebabkan praktik “jual beli job” semakin marak terjadi. Hal ini telah menjadi momok bagi pekerja migran, karena selain harus membayar “biaya penempatan”, “biaya pelayanan” juga masih harus membayar “biaya job”.

Ironisnya, pada tanggal 2 Oktober 2019 jam 2:30 siang, Kementrian Ketenagakerjaan Taiwan akan mengadakan rapat yang bertujuan untuk “MELEGALKAN BIAYA JOB”.

Kementrian Ketenagakerjaan sama sekali mengabaikan hilangnya fungsi dari Layanan Pencarian Kerja (kantor bursa kerja) yang mengakibatkan agensi semakin merajalela, memungut biaya kepada pekerja migran semau mereka.

Sekarang, Kementrian Ketenagakerjaan justru akan melegalkan tindakan ilegal agensi, semuanya demi keuntungan agensi swasta!

MENT mengadakan aksi dan konferensi pers sebagai bentuk penolakan. Menolak pelegalan biaya job. Hapuskan Sistem Agensi Swasta, Berlakukan Sistem G to G!

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)