KETUA SBMI IMBAU BMI JANGAN TERPENGARUH KELOMPOK ISIS

Menanggapi penangkapan 3 orang buruh migran yang bekerja di Singapura dan 12 di Malaysia karena diduga terlibat dalam jaringan ISIS. Ketua Umum Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mengimbau semua buruh migran agar tidak terpengaruh dengan jaringan tersebut. Demikian disampaikan oleh Hariyanto di kantor SBMI (26/9/2019).

Menurutnya, dengan mengikuti kelompok tersebut akan merugikan diri sendiri dan keluarganya, karena tujuan untuk membangun rumah, atau membeli tanah, atau untuk pendidikan anak, atau untuk modal usaha, atau untuk membayar utang keluargauntuk biaya pengobatan, akhirnya tidak tercapai. 

“Saya mengimbau agar teman-teman buruh migran waspada, ikut organisasi yang jelas-jelas saja, yang memperjuangkan kesejahteraan buruh migran,” jelasnya

Sebelumnya beberapa media nasional menyorot penangkapan 4 orang perempuan buruh migran asal Indonesia yang bekerja di Singapura karena akan berangkat ke Suriah dan bahkan berencana akan melakukan bom bunuh diri. mereka ditangkap karena melanggar undang-undang “Internal Security Act” negara Singapura.

Kepolisian Malaysia dilaporkan telah menangkap 15 orang yang diduga memiliki hubungan dengan kelompok teroris ISIS. Sebanyak 12 orang di antaranya warga negara Indonesia

Di Malaysia, kepolisian telah menagkap 15 orang yang didiga memiliki jaringan dengan kelompok ISIS. 12 orang diantaranya adalah buruh migran asal Indonesia. Menurut wakil komisaris polisi Ayub Khan Mydin Pistchay, penangkapan berlangsung sejak Juli hingga September 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *