ASDEP TPPO KPPPA KUNJUNGI KANTOR SBMI

Semangati korban perdagangan orang bermodus pengantin pesanan, Serombongan pejabat dari Kementerian Pernah pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (KPPPA) dan kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) mengunjungi korban perdagangan orang bermodus pengantin pesanan di sekretariat Serikat Buruh Migran Indonesia di jalan Pengadegan Utara 1 Nomor 1 A Pancoran Jakarta Selatan.

Ibu Destri Handayani berbincang langsung dengan korban. Dia menanyakan bagaimana keadaannya saat ini dan bertanya asalnya dari mana, bagaimana ceritanya menjadi pengantin pesanan.

“Saya merasa kaget ketika mendengar jawaban dari korban bahwa dia adalah orang Jakarta,” ujar Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dari TPPO Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ibu Asdep TPPO berkomitmen akan turut mengawal kasus hukumnya, hingga pelakunya dijerat sesuai dengan undang-undang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Korban korban mengatakan bahwa dirinya dijanjikan untuk menikah dengan orang kaya China, setiap bulannya bisa kirim uang sebesar Rp 3.000.000 kepada keluarganya di Indonesia

“Karena itulah makanya saya mau,” jelas M.

Diteruskan, pada saat dirinya sedang kepepet menjadi single parent yang membutuhkan uang untuk menghidupi kedua anaknya, sementara pada saat itu sedang menganggur. 

Menurut Bobi, agen Jakarta memiliki jaringan yang melek media, fakta yang ditemukan, salah satu perekrut itu adalah public figure yang menjadi selebriti Instagram.

“Selain memiliki jaringan perekrut Jakarta agen ini memiliki perekrut di daerah-daerah seperti di Bandung, Sukabumi, Purwakarta, Subang, dan Indramayu, serta fakta terbaru hingga Sumatera Barat,” Jelas Sekjen SBMI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *