BNPT: WASPADAI PEREKRUTAN TERORIS MENYASAR PEKERJA MIGRAN PEREMPUAN

Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Dr. Hj. Andi Intang Dulung mengimbau agar mewaspadai perekrutan teroris yang sudah menyasar komunitas pekerja migran Indonesia.

Hal itu disampaikannya pada saat pembukaan Pelaihan Penguatan Mental Calon Pekerja Migran Indonesia Perempuan yang dilaksanakan oleh Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (KemenPPPA) di Hotel Lorin Sentul Bogor (9/7/2018).

“Sudah 13 orang pekerja migran yang telah direkrut oleh kelompok teroris, terakhir adalan Dian Yulia Nova pada akhir 2016,” jelasnya kepada seratusan peserta. 

DYN adalah mantan pekerja migran asal Cirebon yang divonis penjara 7,5 tahun karena tindakannya merencanakan serangan bom bunuh diri ke Istana Negara pada Minggu, 11 Desember 2016.

Andi juga menjelaskan bahwa perekrutan teroris sudah menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Telegram dan lainnya.

“Hati-hati dalam berteman dengan orang lain yang belum dikenal, jangan terlalu lama menggunakan media sosial, karena teroris mencari perempuan untuk dikorbankan” jelasnya.

Andi menambahkan ada 151 orang dari 15 provinsi yang direkrut untuk berjihad di Syiria, dijanjikan gaji besar, ternyata sampai disana tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan.

“Kebanyakan korbannya perempuan”.tegasnya.

Andi berpesan agar pekerja migran berhati-hati dalam menerima ajaran-ajaran atau faham yang tidak benar. Selain dibohongi para perempuan itu juga dijadikan ATM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *