SBMI BANYUWANGI: ANTAR INSTANSI ADA MISS KOORDINASI PEMULANGAN JENAZAH TKI

ponirah (3)Akhirnya jenazah TKI Banyuwangi Ponirah Jumirah Binti Reso Dinomo (45) berhasil dipulangkan ke kampung halamannya Dusun Krajan RT 03 RW 01 Desa Buluagung Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwang, hari Selasa siang (21/2/2017). Sebelumnya pemulangan jenazah sempat tertunda karena prosedur penyelidikan Kepolisian Arab Saudi, dan miss informasi sehingga proses pemulangannya sempet tertunda beberapa kali. 

Informasi dihimpun Redaksi Buruh Migran Blambangan, jenazah tiba di Bandara Juanda Surabaya sekitar Selasa, pukul 5.30 WIB dan langsung dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans. Secara simbolis, jenazah diserahkan dari Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (LP4TKI) Surabaya kepada Mudhori mewakili keluarga disaksikan oleh Dinas Tenaga kerja dan Transmirgasi Kabupaten Banyuwangi, Camat Siliragung dan Tim Advokasi Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Banyuwangi.

Menurut Mudhori Setibanya di rumah duka jenazah almarhumah disimpan di dalam peti tertutup. Keluarga tidak membuka jenazah korban karena sudah mengikhlaskannya dan setelah penyerahan langsung dikebumikan di TPU Dusun Krajan Desa Buluagung.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantu memulangkan jenazah hingga sampai ke rumah duka,” Ujar Mudhori (50), (21/02).

Hariono, Camat Siliragung mengucapkan turut berduka cita dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah hingga sampai kampung halaman.
“Saya menyampaikan berbelasungkawa sedalam- dalamnya atas meninggalnya Bu Ponirah, dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu memulangkan jenazah, semoga arwah beliau diterima di sisinya,” kata Hariono. (21/02)

ponirah (1)
Wirawan Panca, Kasie Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuwangi akan membantu memfasilitasi pemenuhan hak- hak dari Almarhumah.

“Alhamdulilah jenazah sudah sampai, dan terkait hak- hak dari almarhumah nanti keluarga akan dibantu fasilitasi oleh Disnakertrans Banyuwangi”. Ujar Wirawan Panca. (21/02)

Menurutnya saat ini negara penempatan Arab Saudi itu sudah ditutup, tapi kenyataannya memang masih ada saja warga Banyuwangi yang menjadi TKI disana. Ia menghimbau untuk warga Banyuwangi untuk bermigrasi secara prosedural dan mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk meminimalisir resiko permasalahan yang menimpa TKI.

Tambahnya, walaupun demikian Disnakertrans Banyuwangi tetap harus bertanggungjawab dan mengupayakan untuk melindungi, baik prosedural dan nonprosedural, sesuai dengan arahan dari Azwar Anas Bupati Banyuwangi. Kedepan perlu juga dibangun komunikasi antara lembaga pelayanan perlindungan TKI agar tidak terjadi salah informasi dalam perlindugan TKI.

Hadir sebagai saksi penyerahan, Wawan Kuswanto dari SBMI Banyuwangi yang memberikan dampingan kepada keluarga almarhumah. Ia mengatakan seharusnya pemerintah melakukan tindakan cepat seperti ini, walaupun ada kesenjangan koordinasi Kemlu dengan cargo dan BNP2TKI sehingga tidak berjalan secara efektif dan terjadi miss informasi dan miss koordinasi. Kemudian di daerahpun pihak Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi tidak mendapat pemberitahuan dari BNP2TKI sehingga ini sebenarnya bisa menghambat pelayanan.

ponirah (2)SBMI berharap jika ada pemulangan jenazah seperti ini koordinasi antar lintas pemeritahan ini berjalan sesuai dengan alurnya dan bisa diefektifkan. Sehingga dalam memberi pelayanan kepada masyarakat kepada keluarga tki dan ingin pemulangan jenazah bisa menjadi leih baik.

“SBMI DPC Banyuwangi mengucapkan terimakasih banyak kepada Kemlu, KJRI, LP3TKI, Disnakertrans Banyuwangi dan pihak- pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah almarhumah,” jelas Wawan. (21/02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *