SBMI WONOSOBO & CLC, PRODUKSI FILM TENTANG TRAFFICKING

clc-sbmi4SBMI Wonosobo bekerja sama dengan Cinema Lovers Community Purbalingga saat ini sedang memproduksi film pendek yang menceritakan tentang nasib korban tindak pidana perdagangan orang atau yang lazim disebut trafficking.

Film berjudul Rindu Utami ini mengungkap bagaimana proses terjadinya tindak pidana perdagangan orang dari sektor ketenagakerjaan, dan kesengsaraan yang dialami oleh korbannya.

Menurut Maizidah Salas, film yang diangkat dari kisah nyata ini digarap sejak 28 Agustus 2016, dengan dibintangi para pemain yang kebanyakan berasal dari mantan buruh asal Wonosobo.

SBMI Wonosobo terpanggil membuat film ini karena semakin hari korban tindak pidana perdagangan orang bukannya semakin berkurang, tetapi malah terus bertambah banyak. Tindak pidana perdagangan orang terjadi lintas daerah bahkan lintas negara. Biasanya pelaku merekrut korbannya dengan iming-iming kerja enak, proses mudah dan gaji besar. Bagi masyarakat miskin, tawaran seperti itu sangat menggoda.  Terlebih di kampung-kampung tempat tinggal calon buruh migran tidak ada layanan informasi yang disediakan oleh pemerintah. Sehingga tidak ada informasi pembanding yang disampaikan oleh para calo. 

clc-sbmi“Trafficking bisa terjadi pada siapa saja, saya berharap film ini bisa digunakan untuk sosialisasi untuk penyadaran kepada masyarakat bahwa resiko menjadi korban trafficking sebegitu beratnya” jelasnya

Sementara itu menurut Dian Ratna Sari Yudhaningsih yang berperan sebagai Rindu Utami berharap penonton memahami apa yang ingin kami sampaikan, dan penonton suka” katanya.

Tunggu tanggal mainnya, karya Cinema Lovers Community Purbalingga pancen oye. Penasaran? boleh lihat dulu trailernya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *