SBMI HADIRI KONFERENSI V THE ASIA PRO BONO DI BALI

Hariyanto Ketua Umum SBMISerikat Buruh Migran Indonesia menghadiri Konferensi Asia Pro Bono ke 5 di Bali dari tanggal 29 Agustus sampai dengan 2 September 2016. Kegiatan ini dihadiri oleh para pengacara Pro Bono dari 25 negara.

Tema konferensi ke 5 ini adalah ” Dampak Pro Bono di Transformasional Perubahan  “Kerja untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”.

Sepanjang 29, 31 Agustus & 1,2 September 2016, ada 113 presenter bersama-sama dengan peserta dari lebih dari 25 negara berbagi dan belajar bersama tentang cara-cara untuk lebih memperkuat Pro Bono dan akses terhadap keadilan di Asia dan global.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bridges Across Borders South East Asia Community Legal Education Initiative (BABSEACLE) dan mitra konsorsium Asia Pro Bono.

PRESENTASI SBMIBerdasarkan refferesi dari hukumonline.com Pro Bono adalah Istilah pro bono memiliki arti yaitu suatu perbuatan/pelayanan hukum yang dilakukan untuk kepentingan umum atau pihak yang tidak mampu tanpa dipungut biaya.

Sementara menurut The Law Dictionary berarti Sebuah istilah latin yang berarti untuk kepentingan publik . Ini adalah penyediaan layanan yang bebas untuk melindungi kepentingan umum.

hari-alvonForum Asia Pro Bono menyatukan komunitas yang tumbuh dan berpengaruh dari pengacara, sekolah hukum, asosiasi bar, perwakilan LSM dan pembuat kebijakan yang mengakui urgensi pengembangan Pro Bono untuk mengatasi isu-isu kunci kepentingan publik di Asia dan Indonesia.

Forum tahun ini akan memberikan perspektif yang lebih dalam dan lebih luas pada pro bono pengembangan praktek di kawasan dan global, dan menawarkan pengaturan yang ideal di mana peserta dapat membangun aliansi, saling belajar dan mengeksplorasi bagaimana mereka dapat terbaik berkolaborasi untuk mengatasi masalah mendesak keadilan sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *