MENAKER HANIF DHAKIRI, TANYA NASIB TKI KEPADA OKI

ketua sbmi-menakerAda beberapa cerita menarik pada saat Serikat Buruh Migran Indonesia melakukan audensi dengan Hanif Dhakiri Menteri Ketenagakerjaan pada Rabu 21 September 2016 kemarin. Cerita itu ketika ia diperkenankan menyampaikan pidato di pertemuan organisasi konferensi Islam (OKI).

Diantara pidato yang disampaikan kepada peserta yang hadir pada saat itu ia mencoba menggugah rasa keislaman peserta yang hadir dengan sebuah curhat tentang perlindungan TKI. 

“kita ini adalah sesama muslim, sebagai sesama muslim saya ingin menanyakan kepada kalian, kenapa warga saya yang bekerja menjadi TKI di negara-negara muslim, nasibnya lebih buruk daripada yang bekerja di negara-negara non muslim,” curhat Hanif tanpa ada yang bisa menjawab. 

Baginya, TKI itu sudah menjadi sesuatu yang pribadi. “Ibu saya itu TKI mas, 6 tahun bekerja di luar negeri” jelasnya

sbmi sampaikan petisi tki abk kapal ikanDiteruskan, begitu juga pada saat perbincangannya dengan Menteri Ketenagakerjaan Arab Saudi. Ia sudah empat kali bertemu, disetiap pertemuan itu Menteri Ketenagakerjaan Arab Saudi meloby dengan pendekatan agama, bukan dengan jaminan perlindungan.

“Saya pinginnya ada jaminan perlindungan TKI dari pemerintah Arab Saudi, harus ada kejelasan ketika tenaga kerja Indonesia mengalami persoalan, maka pemerintah Arab Saudi melakukan ini, ini, ini sehingga terlindungi, inikan tidak,” jelas Hanif Dhakiri. 

Kondisi seperti itu yang membuatnya menolak tawaran Menteri Ketenagakerjaan Arab Saudi yang sudah melobinya hingga empat kali.  Hanif Dhakiri juga menegaskan bahwa hingga saat ini ia tidak menerbitkan Surat Izin Pelaksana Penempatan TKI (SIPPTKI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *