KOMNAS PEREMPUAN, FASILITASI TRAINING PENYEMBUHAN DIRI

Pegiat Buruh MIgran Latihan Penyembuhan DiriSekitar 30 orang pegiat buruh migran dari beberapa negara yaitu Hongkong, Taiwan, Macau, Malaysia, Singapura, Arab Saudi. mengikuti pelatihan pengobatan diri dengan power sendiri (self healing) di Kampung Lubung Beji Malang Jawa Timur. 

Kegiatan ini difasilitasi oleh Gugus Kerja Pekerja Migran Komnas Perempuan dari tanggal 28-31 Agustus 2016..

Menurut Nurherawati salah satu komisioner Komnas Perempuan menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah membangun mekanisme caring sebagai bagian dari sistem pemulihan pendamping buruh migran yang menjadi korban. Meningkatkan pemahaman peserta tentang kebutuhan pemulihan dirinya. Mengurangi dampak kelelahan kepedulian dan trauma sekunder bagi pendamping korban. Membangun konsolidasi dan dukungan antar organisasi pekerja migran di luar negeri dan didalam negeri

Nurherawati. www,sbmi.or.idDiteruskan, hasil yang ingin dicapai dalam pelatihan ini yaitu : Adanya caring bagi pendamping pekerja migran yang menjadi korban, adanya peningkatan pemahaman tentang pemulihan bagi diri pendamping, adanya pengurangan dampak kelelahan kepedulian dan trauma sekunder bagi pendamping korban, adanya konsolidasi dan penguatan dukungan antar organisasi pekerja migran di luar negeri dan di dalam negeri.

Dinamika gerakan pekerja migran dalam kurun waktu lima tahun terakhir berkembang dengan sangat dinamis. Organisasi & paguyuban pekerja migran Indonesia, terbentuk dan berkembang cukup pesat bahkan di negara-negara tujuan kerja, meskipun negera tersebut belum sepenuhnya menjamin hak atas kebebasan berserikat. Organisasi dan paguyuban pekerja migran baik di dalam dan di luar negeri beserta organisasi pendamping ini lah yang saat ini berada di garis depan dalambpenanganan dan pendampingan kasus yang dialami pekerja migran dan anggota keluarganya. Jenis-jenis kasus yang didampingi dan ditangani sangat beragam.

self healing www.sbmi.or.idPada banyak kasus, tingkat kerumitan masalah dan jangka waktu yang diperlukan untuk penyelesaian kasus membutuhkan waktu yang sangat lama dan melintas batas negara. Tak dapat dipungkiri hal tersebut berdampak pada aktifitas pendamping yang menangani kasus secara langsung.

Bagaimana pun saat mendengar keluhan, menerima kemarahan dan kefrustasian pekerja migran & keluarganya yang sedang berhadapan dengan kasus, pendamping turut merasakan penderitaan dan kesakitan yang disampikan pada mereka. Maka kemungkinan untuk mengalami kelelahan (burn out) sangat besar, ditambah lagi pendamping sering merasa bersalah karena merasa tidak cukup optimal membantu korban keluar dari masalah. Kelelahan-kelelahan yang bertumpuk, apabila tidak ditangani secara serius, akan menjadi trauma baru bagi aktivis dan pendamping dan pada akhirnya akan berdampak pada pelayanan dan pendampingan terhadap pekerja migran yang menjadi korban.


self healing kampung lumbungKomnas Perempuan menyelenggarakan forum konsolidasi dan caring for caregiver bagi aktivis dan pendamping serikat pekerja migran sebagai upaya penguatan kapasitas organisasi pekerja migran dan mendukung upaya meningkatkan kualitas layanan pemulihan bagi pekerja migran yang menjadi korban.

Selain itu kegiatan ini mempertemukan perwakilan organisasi pekerja migran dari berbagai negara tujuan kerja pekerja migran dan juga di dalam negeri dan diharapkan selain peningkatan kapasitas, juga terjalin konsolidasi dan saling dukung antar organisasi pekerja migran di luar dan di dalam negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *