SBMI JAKARTA UTARA, SOLIDARITAS TANPA BATAS

save tati save tuti jakutSolidaritas itu tanpa batas, bisa dilaksanakan kapanpun dan dalam situasi apapun. Demikian disampaikan oleh Sabarudin Ketua SBMI Jakarta Utara disela kesibukannya mengikuti training wirausaha (26/10/2015).

Ketika ada informasi dari salah seorang pengurus SBMI Majelngka, ada dua buruh migran yang terancam hukuman mati, ia sampaikan informasi itu kepada teman-temannya. Secara spontan ternyata teman-temannyapun turut berpartisipasi mendukung gerakan untuk mengkampanyekan keselamatan buruh migran.

“Kalau ada omongnya, setiap orang punya hati untuk membela yang tertindas” Katanya.

Pemilik catering dan aneka kue ini mengakui bahwa buruh migran sektor domestik itu memang rentan terhadap eksploitasi.

“Jangankan yang perempuan, yang laki-laki saja banyak yang akhirnya diperbudak, bekerja tapi tidak dibayar, atau dibayar tetapi tidak sesuai dengan standar gaji,” Jelasnya

Maka, ketika ada yang mengalami nasib tidak beruntung, terancam hukuman mati, maka menjadi kewajiban kami untuk mendukungnya, ikut menguatkan keluarganya dan mendorong pemerintah untuk melindunginya.

“Seperti net/jaring bola volley, salah satu bagiannya tersentuh yang lain turut bergerak, seperti itulah manfaat organisasi buruh migran,” Kata dia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *