SBMI WONOSOBO IKUT PAMERAN WIRAUSAHA DI SEMARANG

Stand SBMI Wonosobo di Expo Kreatifitas Wirausaha Muda Untuk Indonesia Mandiri Semarang Jateng

Stand SBMI Wonosobo di Expo Kreatifitas Wirausaha Muda Untuk Indonesia Mandiri Semarang Jateng

SBMI Wonosobo bersama 74 Komunitas Usaha Kecil Menengah (UKM) mengikuti Expo Kreatifitas Wirausaha Muda untuk Indonesia Mandiri yang diselenggarakan oleh Fatayat NU bekerjasama dengan Pemprov Jateng (14-15/9/2014) di Musium Lawang Sewu Semarang.

Menurut Maizidah Salas ketua SBMI Wonosobo, peserta expo tidak hanya diikuti oleh peserta daerah, tapi juga diikuti oleh peserta luar daerah, antara lain dari Jawa Barat, Makassar, Ternate, Nusa Tenggara Barat, Jambi dan Padang. Dalam expo tersebut masing-masing memamerkan dan menjual produk-produk unggulannya.

“Kami memamerkan dan menjual berbagai macam produk-produk unggulan hasil olahan mantan buruh migran asal Wonosobo, seperti Carika, Tempe Kemul Crispi, Opak Singkong Pedas, Kecap Berkah Selera, Tiwul Instan, Gula Aren dan Cimplung, selain itu untuk menarik perhatian pengunjung, Stand SBMI Wonosobo juga menyuguhkan rombong dawet  khas Wonosobo” Jelasnya

Diteruskan, dari sekian banyak produk unggulan yang dipamerkannya, manisan carika adalah produk yang paling banyak dibeli oleh pengunjung. Manisan carika adalah manisan yang berbahan dasar buah carika, sejenis buah pepaya yang hanya tumbuh didataran pegunungan Dieng Wonosobo.

“Acaranya belum dibuka saja sudah habis 42 dus manisan carika, mudah-mudahan bisa laku lebih banyak lagi”. Ungkap perempuan yang biasa dipanggil Saras.

stand SBMI Wonosobo Expo Kreatifitas Wirausaha Muda untuk Indonesia Mandiri yang diselenggarakan oleh Fatayat NU ini dibuka oleh Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah dan rencananya akan ditutup oleh Muhaimin Iskandar Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Senin 15 September 2014 besok.

Aan anggota SBMI Wonosobo mengaku berterimakasih kepada Fatayat NU yang telah menyelenggarakan pameran dan mendukung SBMI Wonosobo untuk memamerkan dan menjual produk-produk hasil olehan dari mantan buruh migran. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *