DIDUGA GELAPKAN GAJI DAN BONUS ABK, DPN SBMI SIAP POLISIKAN PT SHS

ABKDiduga telah menggelapkan gaji dan bonus 9 Anak Buah Kapal (ABK), DPN SBMI siap polisikan PT Sari Harta Samudra (PT SHS). Demikian dikatakan Hariyanto Koordinator Advokasi SBMI saat menerima pengaduan dari Khaerudin dan 8 ABK lainnya (7/1/2014).

Menurut Hari, dugaan penggelapan gaji dan bonus itu diketahui ketika menerima pengaduan dari Khaerudin (41) salah seorang ABK asal Kabuaten Wonosobo. Dari pengaduan Khaerudin diketahui bahwa para ABK tersebut telah menuntut hak gaji dan bonus kepada pihak PT SHS dari sejak berakhirnya masa kontraknya berakhir, namun tuntutan mereka tidak digubris. ” Kasus Khaerudin saja misalnya, ia tidak menerima haknya sebesar 3700 US, terdiri dari 2400 US bonus kerja sebesar 100 US/bulan selama 24 bulan, , 700 tunjangan jabatan dan bonus penjualan sirip hiu sebesar 600 US, totalnya setara dengan Rp 44.400.000″ Jelasnya

Menindaklanjuti kasus tersebut, Hariyanto telah menghubungi dan melayangkan surat peringatan untuk pemenuhan hak ABK kepada PT SHS. “Kami lakukan upaya kekeluargaan dulu, jika ini tidak digubris lagi maka kami siap polisikan” Tegasnya

Sementara itu Khaerudin mengaku ia telah bekerja pada perusahaan yang berkantor di Denpasar Bali ini selama 6 tahun atau tiga kali perpanjangan kontrak. Pada kontrak pertama dan kedua ia tidak mengalami permasalahan gaji dan bonus, namun pada perpanjangan kontrak yang ketiga perusahaan tidak membayar. “Enam tahun saya bertarung dengan ganasnya ombak di samudera lepas, bermain dengan kematian, tiga ton perhari ikan tuna kami tangkap, kenapa hak kami yang tidak seberapa ini tidak dipenuhi, wajar dong kalau kami menuntut” Tukasnya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *