Kam. Jan 23rd, 2020

SBMI

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran

EASY GOING, TERBANG TANPA KTKLN DIHARI SUMPAH PEMUDA

Dihari Sumpah Pemuda 28/10/2013 kemarin, tidak ada satupun yang mempertanyakan KTKLN kepada Neni, Ia dan tiga teman lainnya betul-betul merasa diperlakukan sebagai manusia di Bandara Soetta, Ini bukan kado Sumpah Pemuda tapi akibat dari gerakan HAPUS KTKLN

neni hongkongDihari Sumpah Pemuda tanggal 28/10/2013 kemarin Neni Nunaeni buruh migran Hongkong asal Daerah Istimewa Yogyakarta mengaku merasa enjoy berangkat ke Hongkong karena petugas counter maskapai penerbangan dan imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tidak lagi mempertanyakan KTKLN.

Lewat sambungan handphone dengan Hariyanto pengurus DPN SBMI, Buruh Migran Reentry ini mengaku meski pada awalnya masih ragu, ia tetap berkeyakinan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2013 telah berlaku dan berdasarkan tingkatan peraturan perundang-undangan lebih tinggi ketimbang Surat Edaran Kepala BNP2TKI. “Untuk lebih meyakinkan itu saya sudah siapkan salinan surat balasan dari Kemenakertrans kepada DPN SBMI yang salah satu poinnya adalah tidak lagi mengatur penerbitan KTKLN bagi buruh migran PRT yang memperpanjang kontraknya, untuk jaga-jaga mas”. Katanya

Tetapi, lanjut Neni, karena tidak ada satupun yang mempertanyakan maka ia dan tiga teman lainnya betul-betul merasa diperlakukan sebagai manusia di Bandara Soetta. “Ini bukan kado istimewa bagi aku dan temen-temenku, tapi ini adalah hasil kerja keras kawan-kawan baik di Luar Negeri maupun di Dalam Negeri dalam gerakan Hapus KTKLN, bagiku Hari Soempah Pemoeda adalah bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan” Paparnya 

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)