Sen. Jan 27th, 2020

SBMI

Memperjuangkan Keadilan Bagi Buruh Migran

DI USIR SAAT MEDIASI, HARIYANTO LAPORKAN SUWARJI

"bapak ini mediator apa bukan, kalau mediator tengahi kepentingan BMI dan PPTKIS, Wanikah ini sudah cacat, 4 tahun kerja hanya dibayar 2 bulan, jangan lagi disalahkan"

f860f356-688d-4259-937c-03d6df33d6c8wallpaperJakarta – Merasa diperlakukan buruk saat mediasi kasus Wanikah, Siang tadi 9/10/2013 Hariyanto Koordinator Advokasi DPN SBMI melaporkan Suwarji Kasubdit Kawasan Timteng Direktorat Mediasi dan Advokasi Deputi Perlindungan BNP2TKI ke Ombudsman.

Menurut Hari, pelayanan publik yang diterimanya saat mediasi sangat buruk dan cenderung membela PPTKIS. “itu tidak hanya dialami saya, sebelumnya saat mediasi pertama tanggal 3/10/2013 lalu, Jihun dibentak-bentak dan diancam akan dibanting HP nya kalau direkam, kemarin giliran saya dibentak-bentak, diusir, didorong, kursi yang saya duduki diangkat hingga terlempar, untungnya saya cepat berdiri sehingga tidak terjatuh”. Jelasnya

Hari menilai bahwa apa yang terjadi pada Wanikah itu karena kelalaian PPTKIS yang tidak melakukan kewajiban pemantauan baik yang sifatnya berkala ataupun 3 bulan menjelang berakhirnya kontrak sesuai dengan Permenakertrans Nomor 14 Tahun 2010. Ketika ditanyakan apakah PPTKIS sudah melakukan upaya itu, pihak PPTKIS malah mengatakan tidak tahu aturan itu.

Menurut Jihun yang hadir dalam mediasi dilantai dua Gedung BNP2TKI tersebut, perlakuan pelayanan buruk itu memuncak setelah diprotes “bapak ini mediator apa bukan, kalau mediator tengahi kepentingan BMI dan PPTKIS, Wanikah ini sudah cacat, 4 tahun kerja hanya dibayar 2 bulan, jangan lagi disalahkan” Kata Jihun menirukan Setelah Hari diseret keluar oleh tiga orang satpam, Jihun yang melanjutkan mediasi menolak ¬†penawaran PPTKIS yang menghendaki selesai kasus dengan dibayar tiga bulan gaji.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)