SBMI CIANJUR, PERDALAM ORGANISASI

sbmi cianjur dan kegiatannyaCianjur – Sejatinya didirikannya sebuah organisasi masyarakat dari berbagai sektor seperti organisasi tani, buruh, pemuda mahasiswa, organisasi keagamaan dan lainnya adalah untuk pengabdian. Pengabdian kepada cita-cita bersama para anggota, lebih jauh kepada masyarakat, negara dan dunia. “semakin besar pengabdiannya kepada anggota maka akan semakin besar keberadaan organisasi itu.” Demikian dikatakan oleh Asep Malik Pengurus SBMI Cianjur saat melakukan kaderisasi.

Selain aktif mengadakan pembelaan kasus, SBMI Cianjur juga rutin mengadakan diskusi tidak formal dengan anggotanya. Diskusi merupakan salah satu bentuk kaderisasi yang rutin dilakukannya, karena melalui kegiatan semacam ini ada pendalaman orientasi organisasi, orientasi pengabdian inilah yang akan menguji langgeng atau tidaknya sebuah organisasi. Makin besar dan banyaknya kegiatan organisasi, tidak boleh melupakan ruh, semangat dan essensi perjuangan organisasi. Organisasi SBMI itu tidak boleh disamakan seperti event organizer yang ukurannya adalah keuntungan dan banyaknya jumlah peserta. “Organisasi seperti ini seperti zombie, ada wujudnya tapi tidak ada ruhnya, organisasi juga akan melakukan seleksi dari kuantitas kepada kualitas” Tambahnya

Pendidikan tentang organisasi kepada anggota menjadi penting, mulai dari kesamaan kepentingan, aturan internal, strategi untuk mencapai cita-cita bersama, program hingga ke ideologinya. Orientasi pelayanan kepada anggota harus menjadi landasan organisasi, anggota tidak boleh menjadi pijakan kepentingan pribadi pengurus.

Saat ini adalah momen penting bagi organisasi SBMI untuk melakukan koreksi dan perbaikan kedalam, agar tidak terperosok pada kesalahan yang sama, dengan ini mudah-mudahan posisi tawar SBMI yang mewadahi cita-cita perlindungan buruh migran dan keluarganya akan meningkat. (Gambar-Beberapa Kegiatan SBMI Cianjur)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *